Text
Kajian Potensi Senyawa Flavonoid dalam Tanaman Obat sebagai Imunomodulator Periode 2010-2020
Imunitas merupakan cara tubuh manusia dalam melawan dan membunuh benda asing seperti bakteri, virus dan organ transplantasi lainnya. Imunomodulator adalah obat yang dapat mengembalikan dan memperbaiki sistem imun yang fungsinya terganggu dan berlebihan. Flavonoid juga terlibat dalam pertahanan tumbuhan terhadap aptogen yang menyerang seperti bakteri, virus dan jamur. Pada penelitian ini menggunakan studi deskriptif, alasan menggunakan metode ini karena pada dasarnya penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil dari penelusuran sumber tumbuhan yang masuk ke dalam kriteria tumbuhan yang memiliki aktivitas imunomodulator dari tanaman adalah apel (Malus domistica), Pare (Momordica charantia L.), kedelai (Glycine max L.), dan teh hijau (Camellia sinensis L.L. Serta golongan flavonoid yang berpotensi sebagai imunomodulator adalah flavonol, isoflavon, dan flavanon. Mekanisme kerja senyawa golongan flavonoid dalam imunomodulator adalah dengan menghambat siklus sel, proliferasi sel, dan stres oksidatif, menginduksi enzim detoksifikasi, apoptosis, imun sistem tubuh karena kemampuan flavonoid untukm mempengaruhi serta bertindak sebagai pengambil oksigen dan nitrogen reaktif (ROS dan RNS) yang bekerja sebagai redox messenger yang terlibat dalam beberapa regulasi dan jalur sinyal transduksi intra sel.
Tidak tersedia versi lain