Text
Uji Resistensi Bakteri Escherichia coli dan Salmonella thypi terhadap Amoksisilin, Kloramfenikol dan Kotrimoksazol
Bakteri Escherichia coli dan Salmonella thypi adalah bakteri paling umum yang menyebabkan infeksi melalui makanan hingga dapat menyebabkan diare akut. Penatalaksaan pengobatan pada diare akut salah satu nya menggunakan antibiotik. Berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, pemberian antibiotik yang tidak rasional pada kasus diare di Indonesia tahun 2010 sebanyak 63,4%. Pemberian antibiotik yang tidak rasional dapat mengakibatkan resistensi antibiotik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental untuk mengetahui resistensi dari bakteri Escherichia coli dan Salmonella thypi terhadap antibiotik amoksisilin, kloramfenikol, dan kotrimoksazol menggunakan metode kirby bauer. Pertama, pengembangbiakan bakeri Escherichia coli dan Salmonelly thypi pada media TSIA terlebih dahulu, lalu pengolesan suspensi bakteri pada media MHA menggunakan kapas lidi steril kemudian diatasnya diletakan kertas cakram yang telah dibasahi antibiotik dengan konsentrais tertentu dan di inkubasi selama 24 jam pada suhu 37 derajat Celcius. Hasilnya diketahui bahwa bakteri Escherichia coli telah resisten terhadap amoksisilin hingga konsentrasi 100 mg/ml, terhadap kloramfenikol resistensi terjadi pada konsentrasi 0,025 mg/ml. Sedangkan terhadap kotrimoksazol bakteri Escherichia coli belum resisten. Bakteri Salmonella thypi telah resiten terhadap amoksisilin hingga konsentrasi 2,5 mg/ml, terhadap antibiotik kloramfenikol resistensi juga terjadi hingga konsentrasi 2,5 mg/ml. Sedangkan terhadap kotrimoksasazol bakteri Salmonella thypi resisten hingga konsentrasi 0,24 mg/ml.
Tidak tersedia versi lain